Serat Polypropylene Mesh Penguat Beton dan Shotcrete Pracetak
Penguatan Beton Pracetak dan Shotcrete dengan Polypropylene Mesh Fiber mewakili solusi inovatif di bidang material konstruksi. Beton Pracetak, juga dikenal sebagai beton prefabrikasi, diproduksi di lingkungan terkendali sebelum diangkut ke lokasi konstruksi untuk dipasang. Metode ini memungkinkan pembuatan yang lebih presisi, konstruksi yang lebih cepat, dan kontrol kualitas yang lebih baik. Di sisi lain, Shotcrete, yang merupakan beton yang diproyeksikan secara pneumatik dengan kecepatan tinggi ke permukaan, telah diterapkan pada lapisan terowongan, stabilisasi lereng, dan struktur lainnya. Untuk lebih meningkatkan kinerja Shotcrete, penguatan Polypropylene Mesh Fiber sering digunakan. Serat polipropilen, yang dikenal karena ringan, kekuatan tarik tinggi, dan ketahanan terhadap korosi, dimasukkan ke dalam campuran Shotcrete untuk meningkatkan ketahanan retak, daya tahan, dan integritas struktural secara keseluruhan. Kombinasi Beton Pracetak dan Tulangan Shotcrete dengan Polypropylene Mesh Fiber menawarkan keunggulan signifikan dalam hal efisiensi, daya tahan, dan keberlanjutan dalam proyek konstruksi modern.
Keunggulan Beton Pracetak:
Kontrol Presisi dan Kualitas: Beton Pracetak diproduksi dalam lingkungan yang terkendali, memastikan dimensi yang tepat dan kontrol kualitas yang lebih baik. Hal ini menghasilkan lebih sedikit limbah dan kualitas keseluruhan yang lebih tinggi.
Konstruksi Lebih Cepat: Karena elemen Beton Pracetak dibuat dari pabrikasi, elemen tersebut dapat dipasang dengan cepat di lokasi konstruksi, sehingga mengurangi waktu konstruksi secara signifikan.
Peningkatan Daya Tahan: Beton Pracetak dirancang untuk tahan terhadap kondisi lingkungan yang keras, sehingga menghasilkan peningkatan daya tahan dan masa pakai yang lebih lama.
Keunggulan Penguatan Shotcrete dengan Serat Polypropylene Mesh:
Peningkatan Ketahanan Retak: Penguatan Serat Polypropylene Mesh secara signifikan meningkatkan ketahanan retak Shotcrete, mengurangi pembentukan dan penyebaran retakan.
Peningkatan Daya Tahan: Penggabungan Polypropylene Mesh Fiber meningkatkan daya tahan Shotcrete, membuatnya lebih tahan terhadap faktor lingkungan dan keausan.
Ringan dan Tahan Korosi: Serat polipropilen ringan dan tahan korosi, menjadikannya bahan penguat yang ideal untuk Shotcrete.
Mudah untuk Ditangani dan Dipasang: Penguatan Serat Polypropylene Mesh mudah ditangani dan dipasang, mengurangi biaya tenaga kerja dan memastikan penguatan seragam di seluruh campuran Shotcrete.
Singkatnya, kombinasi Beton Pracetak dan Tulangan Shotcrete dengan Polypropylene Mesh Fiber menawarkan peningkatan presisi, daya tahan, ketahanan retak, dan kemudahan pemasangan. Keunggulan ini menjadikan teknologi ini tambahan yang berharga untuk proyek konstruksi modern.
Data teknis:
Satuan |
Serat kasar polipropilen |
Serat jaring polipropilen |
Serat monofilamen polipropilen |
|
Panjang |
mm |
10~65 |
3~20、4~40 |
3~20、4~40 |
Diameter setara |
μM |
>100 |
5~100 |
5~100 |
Melanggar kekuatan |
MPa |
≥400 |
≥350 |
≥450 |
Modulus awal |
MPa |
≥5.0×10³ |
≥3.0×10³ |
≥3.0×10³ |
Perpanjangan saat putus |
% |
≤30 |
≤40 |
≤40 |
Resistensi alkali |
% |
≥95 |
≥95 |
≥98 |
Dentitas |
gram/cm² |
0,90~0,92 |
0,90~0,92 |
0,90~0,92 |
Titik sekering |
℃ |
160~176 |
160~176 |
160~176 |
Aplikasi:
Aplikasi Beton Pracetak:
Bangunan dan Struktur: Beton Pracetak banyak digunakan dalam konstruksi gedung, jembatan, struktur parkir, dan struktur lainnya karena presisi, ketahanan, dan kecepatan pemasangannya.
Tembok Penahan: Panel Beton Pracetak sangat baik untuk dinding penahan, memberikan solusi yang kuat dan stabil untuk stabilisasi lereng dan pengendalian erosi.
Struktur Utilitas: Beton Pracetak juga cocok untuk struktur utilitas seperti lubang got, tangki septik, dan ruang air hujan karena kemampuannya menahan kondisi lingkungan yang keras.
Penguatan Shotcrete dengan Aplikasi Serat Polypropylene Mesh:
Lapisan Terowongan: Penguatan Shotcrete dengan Polypropylene Mesh Fiber umumnya digunakan pada lapisan terowongan, memberikan lapisan yang kuat dan tahan retak yang dapat menahan tekanan dan tekanan konstruksi bawah tanah.
Stabilisasi Lereng: Kombinasi perkuatan Shotcrete dan Polypropylene Mesh Fiber efektif dalam proyek stabilisasi lereng, membantu mencegah erosi dan tanah longsor dengan memperkuat tanah atau batuan lereng.
Perbaikan dan Rehabilitasi: Penguatan Shotcrete dengan Polypropylene Mesh Fiber juga berguna dalam proyek perbaikan dan rehabilitasi, yang dapat diterapkan pada struktur yang ada untuk memulihkan integritas dan daya tahan strukturalnya.
Singkatnya, Beton Pracetak dan Tulangan Shotcrete dengan Serat Polypropylene Mesh memiliki banyak aplikasi dalam konstruksi, termasuk bangunan, dinding penahan, struktur utilitas, pelapis terowongan, stabilisasi lereng, serta proyek perbaikan dan rehabilitasi. Presisi, daya tahan, ketahanan retak, dan kemudahan pemasangan menjadikannya bahan berharga untuk proyek konstruksi modern.
Kemasan:
Tanda Logo perusahaan pelanggan dapat ditambahkan.
Dikemas dalamtas.
Mengapa Memilih AS: